KILAS-INFONEWS.COM/Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali menegaskan komitmennya terhadap dunia pendidikan melalui penyelenggaraan Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 PGRI yang berlangsung di Lapangan Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (12/12/2025).
Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali memimpin jalannya upacara yang diikuti ratusan guru, kepala sekolah, serta perwakilan lembaga pendidikan. Hadir pula Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Anca Martha Utama, Ketua TP-PKK Pesawaran Cindy Aria Anton, jajaran Forkopimda, dan Anggota DPRD Pesawaran Komisi II Maya Aprida Yuska.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan penghargaan mendalam atas pengabdian guru yang terus berupaya menjaga kualitas pendidikan di tengah derasnya perubahan zaman. Guru, kata dia, tidak hanya mendidik, tetapi sekaligus membimbing, menginspirasi, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Wabup mengajak seluruh pendidik untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri sebagai insan penggerak perubahan. Masyarakat dan orang tua juga diimbau untuk terus memberikan penghargaan dan dukungan kepada para guru, sebab pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah pusat kembali menegaskan keberpihakannya kepada tenaga pendidik melalui berbagai kebijakan peningkatan kesejahteraan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kebijakan tersebut meliputi tunjangan sertifikasi Rp2 juta bagi guru non-ASN, tunjangan satu kali gaji pokok bagi guru ASN, serta insentif Rp300 ribu per bulan bagi guru honorer.
Upaya perlindungan hukum bagi guru juga diperkuat melalui nota kesepahaman antara Kemendikdasmen dan Kepolisian Republik Indonesia yang mengatur penerapan restorative justice, sehingga guru dapat menjalankan tugas profesionalnya dengan lebih aman dan terlindungi.
Di momentum HGN 2025 ini, Wabup berharap kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat semakin solid demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. “Guru tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi semua pihak adalah kunci,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Pesawaran menyerahkan penghargaan kepada Anang Suprapto, M.Pd., yang meraih Juara 3 Nasional GTK Transformatif Pengawas Dikdas pada Ajang Apresiasi GTK 2025. Penghargaan juga diberikan kepada para pemenang Porsenijar Pesawaran 2025, yang dinilai telah berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang olahraga, seni, dan pembelajaran.
(Redaksi)






