KILAS-INFONEWS.COM/Pesawaran, Lampung – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pesawaran kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui program pasar murah yang digelar di Lapangan Dusun Salahuddin, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan pada Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai langkah konkret mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Program tersebut disambut antusias oleh warga yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.
Bupati Pesawaran, Nanda Indira B., hadir langsung membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa kembali melaksanakan pasar murah. Harga yang disediakan lebih rendah dari harga pasaran, sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menyambut Ramadan,” ujarnya di hadapan warga.
Tujuh Titik Pelaksanaan
Bupati menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi. Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menjadwalkan pelaksanaan di tujuh titik berbeda di wilayah kabupaten. Meski belum seluruh kecamatan dapat terjangkau secara bersamaan, namun pemerintah berupaya agar distribusi kegiatan dilakukan secara merata dan bertahap.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan serta menekan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar tradisional.
Komoditas Bersubsidi
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya:
Beras 5 kilogram seharga Rp56.000
Gula pasir Rp15.000 per kilogram
Minyak goreng Rp15.000 per liter
Tepung terigu Rp8.000 per kilogram
Telur ayam Rp24.000 per kilogram
Bawang merah Rp33.000 per kilogram
Harga tersebut berada di bawah rata-rata harga pasar, sehingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berhemat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.
Antusiasme Warga Tinggi
Antrean panjang terlihat sejak pagi hari. Warga berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Salah satu warga setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama dalam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur, apalagi sekarang kebutuhan banyak. Harga di sini lebih murah dari pasar,” ungkap seorang ibu rumah tangga yang turut antre.
Harapan Keberlanjutan Program
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan lainnya. Selain membantu masyarakat, program pasar murah juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah melalui intervensi langsung terhadap harga komoditas strategis.
Dengan adanya pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap dinamika ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok di tengah momentum Ramadan.
(Redaksi)






