Kilas-infonews.com/Pesawaran — Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama TNI resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dipusatkan di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Program ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan TMMD ke-127 tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pembangunan terpadu tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk kolaborasi yang sangat strategis antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan di desa. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, TMMD memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam kegiatan pembangunan desa juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara aparat negara dan masyarakat.
Program TMMD ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan ini memiliki berbagai sasaran pembangunan, baik fisik maupun nonfisik. Untuk kegiatan fisik, di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 666 meter, pembangunan talud sepanjang sekitar 540 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan beberapa unit sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Sejumlah penyuluhan diberikan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, penyuluhan hukum, bahaya narkoba, hingga edukasi terkait bahaya judi online dan penyebaran informasi hoaks di tengah masyarakat.
Kegiatan sosial juga turut dilaksanakan dalam rangkaian TMMD ke-127, seperti pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sunatan massal, pelayanan keluarga berencana, pencegahan stunting, donor darah, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kelompok wanita tani dan pelaku UMKM di desa.
Bupati Pesawaran menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat ikut berperan dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan melalui program ini.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur di desa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di wilayah pedesaan Kabupaten Pesawaran.
Program TMMD sendiri merupakan program terpadu antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terpencil, maupun wilayah pedesaan.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, kegiatan TMMD ke-127 di Kabupaten Pesawaran diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat serta menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun desa.
(Redaksi)






