Pesantren Al-Hidayah Jadi Pusat Ekonomi Syariah Mandiri di Pesawaran

 

Kilasinfonews.com/Pesawaran, 14 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung meluncurkan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Pondok Pesantren Al-Hidayah Gerning, Kecamatan Tegineneng. Program ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah dan memperkuat pesantren sebagai pusat literasi serta pemberdayaan ekonomi umat.

Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian, menyampaikan apresiasi atas inisiatif OJK Lampung dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang menghadirkan EPIKS di Pesawaran. Ia menilai program ini dapat menjadi motor penggerak inklusi keuangan syariah di daerahnya.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda menekankan pentingnya pesantren sebagai pusat kolaborasi dan literasi ekonomi umat. Ia berharap generasi muda, khususnya para santri, dapat memahami dan menerapkan prinsip keuangan syariah sejak dini.

Selain peluncuran EPIKS, kegiatan ini juga dirangkai dengan pembukaan Bank Sampah di lingkungan Pondok Pesantren Al-Hidayah. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi santri dan masyarakat sekitar.

Sebanyak 650 rekening tabungan pelajar syariah dibuka bagi para santri Pondok Pesantren Al-Hidayah. Program ini mendidik santri untuk menabung secara rutin sekaligus mengenalkan konsep ekonomi syariah secara praktis.

OJK Provinsi Lampung menegaskan bahwa EPIKS merupakan upaya strategis memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat Pesawaran. Dukungan penuh pemerintah daerah diharapkan mempercepat pencapaian target inklusi keuangan syariah.

Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara pesantren, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan syariah, sehingga dapat diterapkan secara berkelanjutan di wilayah lain.

Dengan hadirnya EPIKS, Pondok Pesantren Al-Hidayah berpotensi menjadi pusat ekonomi syariah mandiri di Pesawaran dan menjadi contoh bagi pengembangan inklusi keuangan syariah di tingkat regional.

Laporan:
Redaksi
Kilas-infonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *