*Gerakkan Konservasi Pesisir, KOPRI PB PMII Dapat Apresiasi Langsung dari Bupati Nanda*

 

KILAS-INFONEWS.COM/Lampung – Pesawaran. Gerakan pelestarian lingkungan yang dipelopori KOPRI PB PMII kembali menjadi sorotan positif. Pada Sabtu, 29 November 2025, kegiatan konservasi pesisir yang digelar di Kabupaten Pesawaran mendapat apresiasi langsung dari Bupati Nanda Indira Dendi yang hadir menyaksikan sekaligus mendukung rangkaian aksi yang dilakukan para kader perempuan PMII tersebut.

Kegiatan melibatkan ratusan kader PMII dari berbagai daerah, aktivis lingkungan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar. Agenda konservasi mencakup aksi bersih pantai, edukasi lingkungan kepada warga, penanaman vegetasi penahan abrasi, hingga deklarasi komitmen menjaga pesisir secara berkelanjutan.

Bupati: Gerakan Ini Memberi Dampak Jangka Panjang.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menegaskan bahwa gerakan KOPRI PB PMII bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi lingkungan Pesawaran.

Saya sangat mengapresiasi langkah KOPRI PB PMII. Gerakan ini penting, berkelanjutan, dan membawa manfaat besar. Ketika perempuan muda terlibat menjaga kawasan pesisir, mereka sedang menjaga masa depan daerah ini,” ujar Bupati Nanda dalam kegiatan Sabtu pagi itu.

Ia menekankan bahwa pesisir Pesawaran merupakan kawasan penting namun rentan terhadap abrasi, pencemaran plastik, dan kerusakan ekosistem. Oleh sebab itu, kolaborasi seperti ini menjadi penopang utama upaya pelestarian yang berkesinambungan.

Pemerintah daerah, lanjut Nanda, siap menjalin kerja sama lanjutan dengan PMII dan organisasi pemuda lainnya untuk memperluas jangkauan gerakan ekologis di Pesawaran.

KOPRI PB PMII Tegaskan Komitmen Penguatan Peran Perempuan

Perwakilan KOPRI PB PMII menegaskan bahwa kegiatan pada 29 November 2025 ini merupakan langkah berkelanjutan dalam memperkuat peran perempuan dalam isu lingkungan dan perubahan iklim.

lingkung Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga bumi. Gerakan konservasi pesisir ini tidak berhenti di Pesawaran, namun akan terus kami perluas,” ujar pengurus KOPRI PB PMII.

Selain aksi bersih pantai, kader KOPRI memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik, pentingnya mempertahankan vegetasi alami pesisir, serta cara sederhana merawat lingkungan yang bisa dilakukan dari tingkat rumah tangga.

 

Edukasi, Aksi Lapangan, dan Penanaman Mangrove. Pada sesi aksi lapangan, peserta membersihkan kawasan pantai dari sampah plastik, styrofoam, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus. Sampah yang terkumpul dipilah dan didata untuk mengetahui tingkat pencemaran di wilayah tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman ratusan bibit mangrove sebagai upaya memperkuat garis pantai, mencegah abrasi, dan menyediakan habitat alami bagi biota laut.

Masyarakat setempat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini dan menyambut baik penyuluhan lingkungan yang diberikan kader KOPRI PB PMII.

Deklarasi Komitmen Bersama. Rangkaian kegiatan pada Sabtu, 29 November 2025 ditutup dengan deklarasi komitmen bersama yang dibacakan oleh peserta, pemerintah daerah, dan perwakilan organisasi kepemudaan. Komitmen ini berisi kesepakatan untuk menjaga kelestarian pesisir Pesawaran, meningkatkan edukasi lingkungan, serta memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam pemulihan ekosistem pesisir.

Bupati Nanda berharap gerakan ini menjadi inspirasi bagi organisasi pemuda lainnya untuk mengambil peran yang lebih besar dalam isu lingkungan. Sementara itu, KOPRI PB PMII menilai apresiasi dari Bupati menjadi dorongan besar bagi mereka untuk memperluas program konservasi di Lampung dan daerah lainnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pesawaran menegaskan diri sebagai daerah yang terus memperkuat kesadaran ekologis dan kerja sama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Redaksi:

KILAS-INFONEWS.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *