Pesawaran — Masyarakat dari empat desa di Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran atas terealisasinya pembangunan dan perbaikan ruas jalan utama yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah.
Ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Kubu Batu, Desa Tanjung Rejo, Desa Gunung Sari, dan Desa Kota Jawa. Sebelum diperbaiki, kondisi jalan sangat memprihatinkan dengan banyak lubang besar yang tergenang air saat hujan, menyerupai kolam dan kubangan, sehingga kerap menghambat aktivitas warga.

Sejumlah warga dan aparatur desa mengungkapkan bahwa jalan rusak tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat. Selain memperlambat mobilitas, kondisi jalan juga sering menyebabkan kecelakaan, kerusakan kendaraan, hingga mengganggu aktivitas ekonomi dan pendidikan.
“Dulu jalan ini rusak sekali. Banyak lubang besar berisi air, sering bikin motor mogok, bahkan kecelakaan kerap terjadi. Pedagang dan warga yang mau ke kota jadi terhambat,” ujar salah seorang warga.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui APBD Kabupaten mengalokasikan anggaran sekitar Rp11,9 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan penghubung empat desa di Kecamatan Way Khilau tersebut. Pekerjaan dilakukan dengan konstruksi aspal dan rigid beton agar jalan lebih kuat dan tahan lama.

Kini, kondisi jalan telah berubah signifikan. Akses yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih mulus, aman, dan nyaman. Waktu tempuh menuju pusat Kota Kabupaten Pesawaran pun menjadi lebih singkat, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat.
Salah seorang warga Desa Kota Jawa, Ayu Musliha, mengaku sangat bersyukur atas perbaikan jalan tersebut.

Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bagus. Aktivitas warga jadi lancar, tidak khawatir lagi kalau hujan. Harapannya, pemerintah daerah terus memperhatikan kondisi jalan di desa-desa kami agar Kecamatan Way Khilau bisa semakin maju,” ujarnya kepada awak media, Senin (5/1/2025).
Hal senada disampaikan Antoni Hendrawan, aparatur Desa Kota Jawa. Menurutnya, perbaikan jalan kabupaten tersebut sangat membantu mobilitas warga, terutama untuk kegiatan perekonomian dan pendidikan.
“Sekarang jalan sudah mulus, tidak seperti dulu yang rusak parah dan berlubang besar. Dulu anak-anak sekolah sering jatuh karena jalan rusak. Sekarang jauh lebih aman,” katanya.
Antoni juga berharap ke depan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesawaran, dapat memperhatikan pembangunan jalan usaha tani yang masih sangat dibutuhkan para petani.

Petani masih kesulitan karena mobil tidak bisa masuk ke area persawahan. Kalau jalan usaha tani dibenahi, tentu akan sangat membantu pengangkutan hasil panen,” ungkapnya.
Sementara itu, Agung, Sekretaris Desa Kubu Batu, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Pesawaran terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Dulu jalan ini rusak parah dan menghambat aktivitas warga, baik untuk mengantar anak sekolah maupun membawa hasil pertanian. Sekarang semuanya lebih lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan infrastruktur di Kecamatan Way Khilau dapat terus ditingkatkan ke depannya, termasuk perbaikan akses jalan lainnya yang masih mengalami kerusakan.
“Kami berharap perhatian pemerintah terus berlanjut agar akses untuk mengeluarkan hasil bumi dan aktivitas masyarakat semakin baik,” pungkasnya.
Redaksi-(DM)






