Pesawaran, 19 Agustus 2025 — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesawaran menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (19/8/2025). Agenda empat tahunan ini menjadi forum penting untuk menentukan arah kebijakan olahraga di Bumi Andan Jejama, sekaligus memilih Ketua Umum KONI Pesawaran masa bakti 2025–2029.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD Ahmad Rico Julian, unsur Forkopimda, Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung Margono Tarmizi, para pengurus cabang olahraga (Pengcab), serta perwakilan perangkat daerah. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kemajuan dunia olahraga di Pesawaran.

Selain pemilihan ketua baru, Musorkab juga membahas evaluasi laporan pertanggungjawaban kinerja dan keuangan pengurus sebelumnya, serta merumuskan program kerja KONI untuk empat tahun ke depan. Melalui forum ini, diharapkan muncul gagasan dan strategi baru yang dapat memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menegaskan bahwa KONI merupakan wadah berkumpulnya insan olahraga yang memiliki tanggung jawab besar dalam memajukan prestasi daerah. Ia berharap Musorkab kali ini dapat melahirkan kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu bersinergi dengan seluruh pihak terkait.

Musorkab ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan KONI empat tahun mendatang. Siapapun yang terpilih, saya minta tetap menjaga kebersamaan dan membangun kekuatan bersama demi kejayaan olahraga Pesawaran,” ujar Bupati Dendi.
Menurut Dendi, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada kemampuan pengurus KONI, tetapi juga pada kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor agar setiap cabang olahraga dapat berkembang secara optimal.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Provinsi Lampung Margono Tarmizi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara terpisah. Diperlukan sinergi yang kuat antara KONI, pemerintah daerah, dan para stakeholder agar potensi atlet lokal dapat dikembangkan secara maksimal.
“KONI sebagai organisasi yang diamanahkan pemerintah memegang peranan penting dalam pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi. Kami berharap kepengurusan KONI Pesawaran yang baru dapat terus menjalin sinergi dengan semua pihak untuk membawa olahraga Pesawaran semakin maju,” pungkas Margono.
Laporan:
Redaksi
Kilas-infonews.com






