*LSM Penjara Indonesia DPD Lampung Curigai Anggaran Langganan Media Di Sekretariat DPRD Pesawaran Capai Rp1,2 Milyar TA 2024*

 

Kilas-infonews.com/Pesawaran Lampung – Ketua LSM Penjara Indonesia DPD Provinsi Lampung, Mahmuddin, buka suara menyoroti besarnya anggaran belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran yang dinilai tidak wajar.

Berdasarkan data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2024, tercatat pos Belanja Langganan Jurnal/Surat Kabar/Majalah menelan anggaran hingga Rp1.210.136.000 (satu miliar dua ratus sepuluh juta seratus tiga puluh enam ribu rupiah).

Mahmuddin menilai, nilai anggaran tersebut patut dipertanyakan dan menimbulkan dugaan adanya praktik mark up dalam perencanaan maupun realisasinya.

“Kami melihat angka ini sangat fantastis jika hanya diperuntukkan bagi belanja langganan media cetak maupun jurnal. Perlu dijelaskan secara rinci, media apa saja, berapa jumlah langganan, serta mekanisme pengadaannya,” ujar Mahmuddin kepada wartawan,

Menurutnya, di era digital saat ini, akses informasi dan berita dapat diperoleh dengan biaya yang jauh lebih efisien, sehingga penggunaan anggaran hingga miliaran rupiah dinilai tidak sebanding dengan manfaat yang diterima.

Mahmuddin menegaskan, pihaknya belum menuding adanya pelanggaran hukum, namun sebagai bagian dari kontrol sosial, LSM Penjara Indonesia berkewajiban menyampaikan kecurigaan publik agar pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Kami tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Namun, anggaran ini wajib dibuka ke publik agar tidak menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Mahmuddin mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan surat audiensi kepada DPRD Kabupaten Pesawaran guna meminta klarifikasi dan penjelasan resmi terkait penggunaan anggaran tersebut.

Ia berharap DPRD dan pihak Sekretariat Dewan dapat bersikap terbuka serta kooperatif demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sekretariat DPRD Kabupaten Pesawaran belum memberikan keterangan resmi terkait besarnya anggaran belanja langganan jurnal, surat kabar, dan majalah tersebut.

Diberitakan juga sebelumnya, LSM Penjara Curigai Anggaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Anggaran Tahun 2025 dengan judul dan link berita :
Ketua LSM PENJARA Indonesia DPD Provinsi Lampung Mencurigai Pembelanjaan Sekretariat DPRD Pesawaran Dinilai Mark Up https://kilasinfonews.com/ketua-lsm-penjara-indonesia-dpd-provinsi-lampung-mencurigai-pembelanjaan-sekretariat-dprd-pesawaran-dinilai-mark-up/

(Team/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *