*Momentum Kerukunan di Pesawaran, Doa Lintas Agama di Roworejo Diikuti Antusias Warga dan Tokoh Daerah*

 

KILAS-INFONEWS.COM/Pesawaran, 5 Desember 2025 – Desa Roworejo, Kecamatan Negeri Katon, menjadi pusat perhatian masyarakat Pesawaran setelah menjadi tuan rumah Doa Bersama Lintas Agama Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pesawaran ini berlangsung penuh khidmat dan diikuti tokoh lintas agama, perangkat daerah, serta ratusan warga.

Acara dibuka oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., yang hadir bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, Sekretaris Daerah Wildan, serta unsur Forkopimda Pesawaran. Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, dan camat juga tampak menghadiri kegiatan yang digelar pada Jumat (5/12/2025) tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda menekankan bahwa doa lintas agama merupakan ruang penting untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya kebersamaan, keharmonisan, dan kepedulian sosial. Ia menyampaikan bahwa dinamika alam dalam beberapa waktu terakhir, termasuk bencana di wilayah Sumatera, menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan dan harus selalu waspada.

Peristiwa bencana alam yang terjadi di Sumatera dalam sepekan terakhir mengajarkan kita bahwa kesiapsiagaan dan doa adalah kekuatan kita dalam menghadapi musibah,” ujarnya.

 

Bupati juga menilai kegiatan doa bersama ini sebagai sarana perekat masyarakat Pesawaran yang semakin beragam dan dinamis.

Kegiatan ini mempersatukan seluruh umat beragama. Kita berharap Pesawaran selalu diberi keberkahan, perlindungan, dan dijauhkan dari berbagai marabahaya,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pesawaran, Yusup Ansori, menegaskan bahwa keberagaman jangan menjadi sekat, tetapi menjadi kekuatan bagi masyarakat. Ia menyebut momen ini bertepatan dengan usia Kabupaten Pesawaran yang memasuki tahun ke-18, sehingga nilai persatuan harus terus dijaga.

Pada usia Pesawaran yang ke-18, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai langkah untuk memperkuat kerukunan dan mempererat silaturahmi. Kita juga berharap bupati dan wakil bupati yang baru memulai tugas dapat menjalankan amanah dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

 

Yusup juga mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk menghindari ujaran kebencian, memperkokoh toleransi, dan menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari.

Semua agama mengajarkan kedamaian dan nilai-nilai kebaikan. Kita harus menjauhkan diri dari segala hal yang memecah belah dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” tutupnya.

 

Kegiatan doa bersama diisi dengan pembacaan doa secara bergantian oleh perwakilan berbagai agama. Suasana hening dan penuh kekhidmatan menghiasi setiap rangkaian acara, diikuti antusias masyarakat yang hadir hingga acara berakhir.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap momentum ini menjadi tradisi positif untuk memperkuat kerukunan dan menjaga keharmonisan di Bumi Andan Jejama.

Redaksi:

KILASINFONEWS.COM..(S/DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *