Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penambahan sarana dan prasarana pemadam kebakaran berupa satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dirangkaikan dalam kegiatan Apel Mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Senin (5/1/2026).
Kegiatan apel yang berlangsung di Lapangan Pemkab Pesawaran tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali selaku pembina apel. Apel diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesawaran.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Pesawaran menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada sejauh mana pemerintah mampu menjamin rasa aman, nyaman, dan terlindungi bagi masyarakat.
Ketenteraman dan keselamatan masyarakat merupakan pondasi utama pembangunan. Tanpa rasa aman, aktivitas sosial, ekonomi, dan investasi tidak akan berjalan secara optimal. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang responsif, profesional, dan berkeadilan,” ujar Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan pemerintah daerah dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda), menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta memberikan perlindungan terhadap risiko kebakaran dan kondisi darurat lainnya.
Wakil Bupati menjelaskan bahwa Satpol PP merupakan representasi kewibawaan pemerintah daerah di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel Satpol PP dituntut untuk senantiasa bertindak tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis, menjunjung tinggi etika pelayanan publik, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Satpol PP bukan hanya aparat penegak Perda, tetapi juga pamong masyarakat. Penegakan aturan harus dilakukan dengan cara-cara yang edukatif, persuasif, dan bermartabat, sehingga masyarakat merasa dilindungi, bukan ditakuti,” tegasnya.
Pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif tersebut dinilai sangat penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran.
Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti peran Pemadam Kebakaran yang tidak hanya terbatas pada pemadaman api, tetapi juga mencakup tugas-tugas penyelamatan, evakuasi, dan penanganan berbagai kondisi darurat yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa semboyan “Pantang Pulang Sebelum Padam” harus dimaknai secara komprehensif sebagai semangat pengabdian, dedikasi, dan pantang menyerah dalam memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.
Semboyan ini harus menjadi nilai dasar dan budaya kerja seluruh jajaran, bukan hanya Damkar, tetapi juga seluruh aparatur pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas hibah satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut Bupati, bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antarpemerintah daerah dalam upaya memperkuat sistem perlindungan masyarakat dan penanggulangan kebencanaan.
Penambahan armada Damkar ini sangat berarti bagi Kabupaten Pesawaran. Kendaraan ini adalah amanah yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati berharap, dengan bertambahnya armada pemadam kebakaran, jajaran Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesawaran semakin tangguh, sigap, dan responsif dalam menjalankan tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan profesional, tanpa terkendala keterbatasan sarana.
Diketahui, satu unit mobil Pemadam Kebakaran berkapasitas 4.000 liter tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin (29/12/2025). Penyerahan hibah dilakukan bersamaan dengan 14 kepala daerah lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.
Hibah kendaraan Damkar tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk, kawasan usaha, serta wilayah-wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik,
Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan lingkungan serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya melalui call center resmi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pesawaran di nomor 0813-7913-6555.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, sumber daya manusia yang profesional, serta sinergi lintas sektor yang kuat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran optimistis mampu mewujudkan pelayanan ketenteraman, ketertiban, dan keselamatan masyarakat yang semakin prima, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan dan perlindungan masyarakat.
Redaksi-(DM)






