KILAS-INFONEWS.COM/Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran tahun ini menerima bantuan program jambanisasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai langkah memperkuat kualitas sanitasi masyarakat sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting di wilayah setempat.
Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan Dinas PUPR Pesawaran, Kesuma, menyebutkan bahwa ada 12 desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut, dengan 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap desa.
Lokusnya disesuaikan dengan daerah fokus stunting. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola, sementara PUPR hanya melakukan pengawasan dan pendampingan,” ujarnya saat monitoring di Desa Sanggi, Kecamatan Padang Cermin, Senin (6/10/2025).
Kesuma menjelaskan, program jambanisasi tidak hanya bertujuan membangun sarana MCK, tetapi juga membentuk kesadaran hidup bersih di masyarakat.
Kita ingin masyarakat lebih sehat, lingkungan bersih, dan tidak ada lagi warga yang buang air sembarangan,” tambahnya.
Sementara Kepala Desa Sanggi, Harli, mengungkapkan bahwa dari 25 penerima manfaat di desanya, tujuh keluarga sudah memiliki jamban baru.
> “Yang diutamakan warga yang benar-benar belum punya WC, atau masih menumpang di rumah tetangga,” katanya.
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Desa Padang Manis, Mahendra, berharap perhatian pemerintah juga menyentuh persoalan air bersih di desanya.
Walaupun sudah ada Pamsimas yang dikelola BUMDes, debit airnya masih terbatas. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten,” ujarnya.
“Yang belum teraliri itu Dusun Hayam dan Dusun Cengkuang,” tutup Mahendra.
(Red/kilasinfonews.com)






