Maulid Nabi di Al-Muttaqin, Antonius Tekankan Akhlak dan Integritas ASN dalam Melayani Masyarakat.

 

PESAWARAN — KILAS-INFONEWS.COM/Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Muttaqin Komplek Pemerintah Kabupaten Pesawaran menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (9/9/2026) tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, jajaran pengurus DKM Al-Muttaqin, ASN, serta para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali menyampaikan apresiasi kepada jajaran ASN yang terus menunjukkan komitmen dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Menurutnya, kegiatan seperti Maulid Nabi tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan spiritual, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat karakter aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Antonius mengajak seluruh jajaran ASN untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW melalui berbagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut antara lain dengan menjaga ibadah, memperbanyak sedekah dan bersholawat, serta membangun kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.
Ia menegaskan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu memberikan perubahan nyata dalam sikap dan perilaku setiap individu.

Peringatan Maulid Nabi jangan sekadar menjadi seremonial tahunan yang berlalu begitu saja. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meneladani Nabi Muhammad SAW, baik dalam sifat, kepribadian maupun kualitas akhlak,” ujar Antonius.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah. ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan kinerja yang baik, tetapi juga harus memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Jadikan tuntunan akhlak Rasulullah sebagai cerminan dalam profesionalisme kerja. Saya berharap seluruh ASN Kabupaten Pesawaran dapat menjadi abdi negara yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati, mengutamakan kinerja yang tulus, menjauhi perilaku tidak terpuji, serta menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Antonius menilai, seorang aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab moral yang besar karena setiap tugas yang dijalankan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Oleh sebab itu, amanah, disiplin, kepedulian dan sikap melayani harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
Lebih lanjut, Antonius menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan momentum satu tahun kepemimpinan Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. bersama dirinya sebagai Wakil Bupati.
Momentum tersebut, menurut Antonius, menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Pesawaran.


Ia pun memohon doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh jajaran ASN agar dirinya bersama Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan amanah serta menuntaskan berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, saya meminta bantuan dan kontribusi nyata dari seluruh ASN. Mari kita curahkan energi dan kemampuan terbaik sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sinergi dan kerja keras kita bersama menjadi kunci keberhasilan pembangunan Kabupaten Pesawaran,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa amanah dalam menjalankan setiap tanggung jawab yang diberikan. Ia mendorong aparatur untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas dan kompetensi, serta tidak cepat berpuas diri terhadap capaian yang telah diraih.
Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur harus dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. ASN dituntut mampu beradaptasi, bekerja secara profesional, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas.
Selain profesionalisme dan kompetensi, Antonius berharap nilai kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama dapat menjadi bagian dari budaya kerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.


Ia menilai kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya diwujudkan melalui program pemerintah, tetapi juga melalui sikap aparatur ketika berinteraksi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk membangun lingkungan kerja yang lebih humanis, berintegritas, saling menghargai dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Muttaqin kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan doa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.
Melalui peringatan tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Pesawaran diharapkan semakin memperkuat semangat spiritual, profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya menjadi pesan dalam momentum Maulid Nabi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pesawara

(Redaksi/Syahruddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *