APBN 2026 Hadir untuk Petani Pesawaran, Desa Trisno Maju Terima Bantuan Irigasi Rp195 Juta.

 

PESAWARAN – KILAS-INFONEWS.COM/Kabar baik datang bagi masyarakat Desa Trisno Maju, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. Pemerintah Pusat melalui Balai Besar terkait merealisasikan bantuan pembangunan saluran irigasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp195 juta dan panjang saluran sekitar 789 meter.

Pembangunan irigasi tersebut diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan pengairan lahan pertanian yang selama ini menjadi salah satu kendala utama para petani. Dengan tersedianya jaringan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian diproyeksikan meningkat sehingga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Trisno Maju, Sariman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan anggaran pembangunan irigasi di wilayahnya.

Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Trisno Maju, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat melalui Balai Besar terkait atas bantuan pembangunan saluran irigasi ini. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan petani dan kami berharap dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Sariman, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, keberadaan saluran irigasi akan menjadi penunjang utama sektor pertanian yang merupakan mata pencaharian sebagian besar warga Desa Trisno Maju.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa tidak hanya menyambut baik program tersebut, tetapi juga berkomitmen mengawal pelaksanaannya agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Kami bersama seluruh perangkat desa akan melakukan pengawasan secara maksimal selama proses pembangunan berlangsung. Kami ingin memastikan pekerjaan ini berkualitas, kokoh, tahan lama, dan benar-benar memberikan manfaat bagi para petani. Jangan sampai bantuan yang sudah diberikan pemerintah tidak menghasilkan manfaat yang optimal,” tegasnya.
Sariman berharap pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa kendala sehingga dapat segera dimanfaatkan pada musim tanam mendatang.

Pelaksanaan pembangunan saluran irigasi tersebut dipercayakan kepada Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Trisno Maju sebagai pelaksana kegiatan.
Ketua P3A Desa Trisno Maju, Sujarwo, menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan pekerjaan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya sesuai rencana kerja dan ketentuan teknis yang berlaku. Kami akan menjaga kualitas pekerjaan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai harapan masyarakat serta dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” kata Sujarwo.
Ia menambahkan bahwa pembangunan irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi bagi keberlangsungan sektor pertanian di Desa Trisno Maju.

Kami ingin setiap anggaran yang digunakan memberikan manfaat nyata bagi petani. Karena itu kami akan bekerja secara maksimal agar saluran irigasi ini dapat segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan air persawahan,” lanjutnya.
Antusiasme juga disampaikan warga Desa Trisno Maju, Erik, yang mengaku selama ini petani sering menghadapi persoalan kekurangan air, terutama saat musim kemarau.

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Selama ini kami sering mengalami kesulitan air sehingga hasil panen kurang maksimal. Dengan adanya saluran irigasi baru, kami berharap pengairan sawah menjadi lancar, hasil panen meningkat, dan perekonomian masyarakat juga semakin baik,” ungkap Erik.

Pembangunan saluran irigasi sepanjang 789 meter tersebut diharapkan selesai tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan pada musim tanam berikutnya. Selain mendukung peningkatan produktivitas pertanian, proyek ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Trisno Maju.

Pemerintah Desa Trisno Maju berharap sinergi antara Pemerintah Pusat, pelaksana kegiatan, dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga pembangunan infrastruktur pertanian ini berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

By…Editor.

(Redaksi/Syahruddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *