BANDAR LAMPUNG —KILAS-INFONEWS.COM/ Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung resmi melantik sebanyak 98 kepala sekolah definitif jenjang SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung, Jumat (11/9/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Disdikbud Provinsi Lampung dan dipimpin langsung Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H. Prosesi tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan para kepala sekolah yang mendapat penugasan di berbagai satuan pendidikan di wilayah Lampung.
Dari 98 kepala sekolah yang dilantik tersebut, 66 merupakan kepala SMA, 28 kepala SMK, dan empat kepala SLB.
Sebagian kepala sekolah tetap ditempatkan di sekolah sebelumnya, sementara lainnya mengalami rotasi dan mendapat penugasan di satuan pendidikan yang berbeda.
Pelantikan ini menjadi bagian dari proses penataan dan pengisian jabatan kepala sekolah definitif di lingkungan Disdikbud Provinsi Lampung. Sebelumnya, sejumlah satuan pendidikan masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah.
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengatakan proses penetapan kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme dan persyaratan yang harus dipenuhi. Dalam proses tersebut, tidak seluruh jabatan yang sebelumnya masih kosong dapat langsung diisi karena sebagian calon masih terkendala persyaratan teknis dan proses pada aplikasi.
Menurut Thomas, kepala sekolah yang mendapat amanah harus memiliki visi dan misi yang kuat, memenuhi persyaratan kepangkatan serta memiliki pengalaman kerja yang sesuai. Kepemimpinan kepala sekolah juga diharapkan mampu mendorong inovasi dan membawa perubahan positif bagi kemajuan satuan pendidikan.
Salah satu penugasan yang menjadi perhatian di Kabupaten Pesawaran adalah Neli F. Rohdina, yang sebelumnya bertugas sebagai kepala SMAN 1 Kedondong, kini mendapat amanah sebagai Kepala SMAN 1 Way Lima.
Nama Neli F. Rohdina tercantum dalam daftar kepala sekolah yang dilantik pada 11 September 2026, dengan penugasan dari SMAN 1 Kedondong ke SMAN 1 Way Lima.
Penugasan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di SMAN 1 Way Lima. Sebagai kepala sekolah definitif, Neli F. Rohdina diharapkan mampu melanjutkan berbagai program pendidikan yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan bagi peserta didik.
Selain Neli F. Rohdina, sejumlah kepala sekolah lainnya juga mendapat penugasan di wilayah Kabupaten Pesawaran. Di antaranya Imam Santoso yang mendapat tugas sebagai Kepala SMAN 2 Punduh Pidada, Kusnadi sebagai Kepala SMAN 1 Negeri Katon, Nourma Siti Aisyah sebagai Kepala SMKN 1 Gedong Tataan, Destamrini sebagai Kepala SMKN Padang Cermin, serta Tri Octaria sebagai Kepala SMAN Pulau Legundi. Nama-nama tersebut tercantum dalam daftar pelantikan 98 kepala sekolah.
Dengan dilantiknya kepala sekolah definitif tersebut, Disdikbud Provinsi Lampung diharapkan dapat memperkuat tata kelola satuan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah. Kepala sekolah tidak hanya dituntut menjalankan administrasi pendidikan, tetapi juga mampu membangun budaya sekolah yang inovatif, disiplin, transparan dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Pelantikan 98 kepala sekolah ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung. Kepala sekolah yang baru maupun yang mendapat rotasi diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing serta membangun komunikasi dengan guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite sekolah dan masyarakat.
Khusus di SMAN 1 Way Lima, kehadiran Neli F. Rohdina sebagai kepala sekolah baru diharapkan membawa semangat baru dalam pengelolaan sekolah. Tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga peningkatan karakter peserta didik, kualitas tenaga pendidik, kedisiplinan, pengembangan sarana prasarana serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung kemajuan sekolah.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung melalui Disdikbud untuk memastikan satuan pendidikan memiliki kepemimpinan definitif yang memenuhi persyaratan dan mampu menjalankan tugas secara profesional.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, masyarakat berharap SMAN 1 Way Lima semakin mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas serta mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter dan memiliki daya saing.
By..Editor.
(Redaksi/Syahruddin)






